Teknik Menggambar Objek Dua Dimensi

By | August 26, 2021
teknik menggambar 2 dimensi

Seni rupa merupakan hasil olah cipta imajinasi dan objek nyata menjadi sebuah karya dengan nilai estetika tinggi. Berdasarkan dimensinya seni rupa dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Adapun teknik menggambar objek dua dimensi perlu diketahui sejak dini.

Karya seni rupa dua dimensi dapat didefinisikan menjadi hasil karya cipta manusia yang memiliki ukuran panjang dan lebar. Karya seni dua dimensi dapat dinikmati dengan cara memandang dan meresapi keindahannya. Karya seni ini tercipta melalui beberapa tahapan proses.

Tahapan pertama adalah membangun motivasi. Seorang seniman harus memiliki motivasi kuat untuk menghasilkan karya seni. Tahap berikutnya adalah melakukan observasi. Objek sebuah karya seni dapat dihasilkan dari pengamatan terhadap benda dan lingkungan sekitar. Kemudian kembangkan hasil pengamatan menjadi sebuah gagasan dan tema karya seni. Tahap terakhir adalah memilih media dan bahan sebagai faktor penunjang dalam proses berkarya.

Contoh karya seni dua dimensi adalah gambar, lukisan, dan desain grafis. Gambar dua dimensi meliputi gambar dari objek nyata, gambar berupa arsir, ilustrasi, kartun, dan karikatur. Lukisan objek dua dimensi terdiri dari berbagai aliran seperti naturalism, surrealisme, kubisme, dan impresionisme. Seni desain grafis meliputi ketrampilan kognitif dan kemampuan kognitif yang memanfaatkan titik, garis, angka, dan foto.

Unsur-unsur Menggambar Objek Dua Dimensi

Menggambar objek dua dimensi perlu memahami unsur yang menjadi faktor pembentuknya. Sebuah karya seni rupa dua dimensi dipengaruhi oleh beberapa unsur visual sebuah benda. Unsur-unsur yang memengaruhi objek dua dimensi adalah:

a. Titik atau bintik

Merupakan unsur dasar seni rupa terkecil. Sebuah titik dapat menjadi pusat perhatian. Kumpulan titik bisa membentuk gambar baru.

b. Garis

Garis merupakan batas limit dari suatu benda, bidang, ruang, warna, tekstur yang berupa goresan. Goresan tersebut bisa berupa bentuk halus atau tebal, melengkung, berombak, patah-patah dengan arah miring, vertikal, atau horizontal.

c. Bidang

Bidang merupakan unsur seni rupa yang terdiri dari garis-garis yang berhubungan. Bidang berbeda dengan bentuk. Bidang berdimensi panjang dan lebar sementara bentuk berdimensi panjang, lebar dan tinggi. Bidang bersifat pipih, bentuk memiliki volume. Bidang terbentuk oleh pertemuan ujung-ujung garis. Bidang dibatasi kontur dan terdiri dari segitiga, segiempat, oval, lingkaran, dan trapesium.

d. tekstur

Tekstur disebut juga sifat permukaan benda. Tekstur bisa bersifat halus, kasar, berpori, licin, mengkilat, atau kusam.

e. warna

Memahami teori warna membantu objek dua dimensi terbentuk dengan indah. Dalam teknik menggambar objek dua dimensi terutama seni lukis dan desain grafis harus benar-benar memahami teknik mencampurkan warna. Seniman harus memahami benar pengetahuan mengenai warna primer (warna pokok yang tidak dapat diperoleh dari kombinasi warna lain), teknik menghasilkan warna sekunder (campuran dua warna primer), warna tersier (campuran dua warna sekunder) serta memahami warna tersier, analogus (warna yang berderet atau berurutan) dan komplementer (warna kontras yang berseberangan dalam lingkaran warna)

f. pencahayaan

Unsur pencahayaan atau gelap terang dalam menggambar objek dua dimensi membantu terbentuknya efek bayangan dan memperkuat efek dramatis pada gambar.

Teknik-teknik seni rupa dua dimensi

Menghasilkan karya seni rupa dua dimensi dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Teknik menggores. Merupakan teknik paling sederhana yaitu dengan menggoreskan pensil ke sebuah media gambar.
  2. Teknik transparan. Merupakan teknik melukis menggunakan cat air. Hasilnya berupa warna-warna yang tipis dan lembut sehingga tampak transparan.
  3. Teknik plakat. Merupakan teknik melukis menggunakan cat minyak akrylik. Hasilnya berupa goresan tebal dengan warna pekat dan padat.

Teknik menggambar objek dua dimensi tidak hanya dilakukan dengan cara menggores atau menyapukan kuas. Teknik kolase adalah cara membentuk objek dua dimensi yang unik. Teknik ini merupakan karya seni menggunakan berbagai bidang potongan kertas, kemudian ditempel membentuk lukisan realis atau abstrak. Dalam perkembangannya potongan kertas bisa diganti oleh kulit telur, kulit bawang merah, atau kertas yang sudah dihancurkan terlebih dahulu.