Pengertian Seni Rupa Terapan dan Contohnya di Indonesia

By | August 26, 2021
seni rupa

Makna atau pengertian seni rupa terapan merupakan seni yang dibuat dan diciptakan dengan tujuan untuk dipakai dalam kehidupan tetapi juga punya nilai keindahan atau estetika. Hanya saja nilai fungsi serta kegunaannya tetap dipandang sebagai sebuah hal terpenting. Sehingga kadangkala seniman atau penciptanya kurang bebas dalam berekspresi.

Karena selain keindahan, hasil karya yang dibuat tersebut harus memperhatikan beberapa hal seperti kenyamanan, keamanan dan nilai manfaat atas hasil seni tersebut. Jadi sangat berbeda dengan seni rupa murni, dimana pelaku seninya memperoleh kebebasan yang lebih luas untuk mengekspresikan gagasan yang dimilikinya.

Pengelompokan seni rupa terapan

Seni rupa terapan dapat dikelompokan menurut bentuk, fungsi dan wujudnya. Jika didasarkan pada bentuknya, seni rupa terapan yang berkembang di Indonesia memiliki aneka ragam hasil seni yang terdiri dari beberapa kategori. Misalnya rumah tradisional, alat transportasi, senjata etnik, seni kriya, dan sebagainya.

Jika dilihat dari fungsinya, pengertian seni rupa terapan punya 2 fungsi. Yang pertama adalah untuk memenuhi berbagai keperluan yang sifatnya praktis. Artinya karya seni tersebut punya fungsi pokok sebagai benda pakai sekaligus memiliki nilai estetika atau keindahan. Misalnya meja, kursi, perabot rumah tangga dan sebagainya.

Fungsi kedua merupakan fungsi untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya indah atau estetis. Contoh dari pengertian seni rupa berdasarkan fungsi kedua ini antara lain adalah hasil karya seni untuk menghias ruang seperti vas bunga, korden penutup jendela dan lainnya.

Sedangkan seni terapan yang didasarkan atas wujud bisa dikelompokan lagi menjadi 2 bagian yaitu dwimatra dan trimatra. Yang dimaksud dengan dwimatra atau dua dimensi adalah karya seni yang mempunyai ukuran lebar dan panjang serta hanya dapat dipandang dari 1 arah saja. Contohnya kain tenun dan batik.

Sementara itu, trimatra atau 3 dimensi merupakan sebuah karya seni yang dapat dinikmati nilai keindahannya dari segala arah serta memiliki ruang atau volume. Contohnya patung, senjata tradisional, rumah adat dan seterusnya.

Contoh lengkap seni terapan yang ada di Indonesia

Berdasarkan pengertian seni rupa terapan dan pengelompokannya seperti yang dijelaskan di atas, terdapat beberapa contoh seni terapan yang tumbuh berkembang di Indonesia. Misalnya seni arsitektur bangunan yang diaplikasikan pada rumah adat dan tradisional.

Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki banyak warisan hasil karya seni berbentuk arsitektur bangunan yang pada setiap daerahnya punya ciri dan nilai keindahan berbeda-beda. Perbedaan ini disesuaikan dengan gagasan atau ide penciptanya yang sumbernya berasal dari budaya masing-masing daerah tersebut.

Contoh berikutnya adalah seni kria, yaitu seni rupa terapan yang diciptakan berdasarkan atas budaya fisik. Kelahirannya merupakan hasil dari tantangan lingkungan serta daya pikir orang atau seniman yang menciptakannya.

Selain itu seni kriya juga bisa diartikan sebagai hasil karya manusia yang didapatkan melalui daya ketrampilan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan baik secara jasmani atau rohani. Biasanya hasil dari seni kriya ini diperoleh dari alam. Misalnya seni batik, gerabah, anyaman dan sebagainya.

Desain pakain juga merupakan contoh lain dari hasil seni terapan. Fungsi utama dari pakaian atau baju adalah untuk menutupi tubuh. Tujuannya ada 2, yaitu menjaga kesopanan sekaligus perlindungan kesehatan.

Akan tetapi pada perkembangannya, pakaian bisa dibuat desainnya hingga memiliki tampilan yang lebih indah. Selain itu pemakainya juga punya daya tarik yang lebih tinggi. Berdasarkan pola pikir guna menciptakan keindahan atas diri pemakai tersebut kemudian tercipta berbagai jenis perhiasan seperti kalung, cincin, gelang, anting dan seterusnya.

Demikianlah penjelasan singkat tentang pengertian seni rupa terapan beserta contohnya yang berkembang di Indonesia. Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua.