Mengenal Tipe Sungai yang Ada

By | August 26, 2021
jenis sungai

Mengenal tipe sungai membantu menganalisis permasalahan perairan sungai dan cara menanggulanginya. Sungai adalah daerah yang merupakan bagian dari permukaan bumi. Sumber mata air sungai tidak hanya air tanah namun air sungai bisa juga berasal dari air hujan, air es yang mengalir atau gletser atau dari mata air pegunungan. Sungai merupakan bagian dari perairan darat yang memegang peran penting dalam keseimbangan ekosistem dan ketersediaan air bagi kehidupan. Air sungai di perkotaan saat ini mungkin tak lagi bisa dimanfaatkan sebagai air minum secara langsung karena banyak yang teleh tercemar namun masih dapat dikelola dan menjadi air minum layak konsumsi.

Bagi daerah persawahan keberadaan sungai sangat membantu perairan bagi kebun dan sawah sebab tidak semua area kebun dan sawah memiliki sumur. Mengairi sawah menggunakan air sungai lebih praktis dan efisien. Jika sungai mengalami pencemaran maka tanaman yang sedang dibudidayakan terancam menderita gangguan dalam pertumbuhannya.

Tipe dan Jenis Sungai

Sungai dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan tipe. Mengenal tipe sungai menambah wawasan tentang kekayaan alam. Tipe sungai bisa dibedakan berdasarkan asal sumber airnya. Tipe sungai juga dapat dibedakan berdasarkan debit air, asal kejadian, struktur geologi, dan pola alirannya.

Berdasarkan sumber airnya sungai dibedakan menjadi sungai hujan, sungai gletser dan sungai campuran. Sungai hujan adala sungai yang sumber airnya berasal dari mata air dan hujan seperti sungai di Indonesia.

Sungai gletser adalah sungai yang sumber airnya berasal dari pencairan es seperti sungai Gangga di Indoa yang bagian hulunya berada di pegunungan Himalaya dan Sungai Rhein di Jerman yang hulunya berada di pegunungan Alpen. Sungai campuran adalah sungai yang airnya bersumber dari hujan maupun pencairan salju seperti sungai Digul dan Mamberamo di Papua yang memiliki pegunungan bersalju Jayawijaya.

Berdasarkan debit atau volume airnya sungai dibedakan menjadi sungai permanen, sungai peridok, episodic dan ephemeral. Sungai permanen adalah sungai yang airnya mengalir sepanjang tahun dengan debit relatif tetap seerpti sungai Kapuas, Sungai Barito, Sungai Mahakam, Kahayan di Kalimantan, Sungai Musi, Batanghari dan Indragiri di Pulau Sumatera.

Sungai periodic adalah sungai yang debit airnya meningkat saat musim hujan namun surut ketika musim kemarau seperti sungai Code dan Kali Progo di Yogyakarta, Sungai Brantas di Jawa Timur dan Sungai Opak serta Bengawan Solo di Jawa Tengah. Sungai episodic adalah sungai yang berair ketika musim hujan namun mengering saat kemarau seperti Sungai Kalada di Pulau Sumba. Sungai ephemeral adalah sungai yang hanya berair saat musim hujan dan debit airnya lebih kecil daripada sungai episodic.

Mengenal tipe sungai juga perlu dipelajari berdasarkan asal kejadiannya. Berdasarkan kejadian sungai dibedakan menjadi sungai konsekuen, subsekuen, obsekuen, resekuen dan insekuen. Sungai konsekuen adalah sungai yang airnya mengalir mengikuti arah lereng. Sungai subsekuen adalah sungai yang mengalir mengikuti arah bebatuan. Sungai obsekuen adalah sungai yang aliran airnya berlawanan dengan arah kemiringan lapisan bebatuan. Sungai resekuen adalah sungai yang mengalir mengikuti kemiringan lapisan bebatuan. Sungai insekuen adalah sungai yang mengalir bebas tanpa dipengaruhi struktur geologi.

Berdasarkan struktur geologi sungai dibedakan menjadi sungai anteseden dan superposed. Sedangkan mengenal tipe sungai berdasarkan pola alirannya adalah mempelajari bentuk aliran airnya yaitu berbentuk radial, dendritik, anular, pinate, trellis dan rectangular.